7 PENEMU LUAR BIASA YANG MERUBAH TEKNOLOGI DAN DUNIA

July 7, 2009 by saputra  
Filed under All Post, Bisnis Cerdas, Motivasi

1. Larry Page (36 tahun/AS) dan Sergey Brin (35 tahun/AS)
Keduanya merilis Google pada 4 September 1998. Saat itu, mereka baru berusia 25 tahun dan 24 tahun. “Kantor” pertama mereka adalah garasi.
Google, mesin pencari yang bisa menampilkan segala jenis informasi ini, disukai banyak orang – terutama para mahasiswa. Maka, hanya dalam tempo waktu beberapa tahun saja, Google bisa berkembang amat pesat dan meraup keuntungan miliaran dollar AS. Kini, Google bisa disebut sebagai mesin pencari nomor satu di dunia.
Kisah sukses Larry Page dan Sergey Brin dalam menciptakan dan mengembangkan Google telah menjadi inspirasi bagi banyak orang muda di dunia ini, khususnya para penggemar teknologi informasi. Mereka berharap bisa membuat program baru yang berguna bagi masyarakat dunia dan menguntungkan dari segi finansial.

2. Mark Zuckerberg (kini 25 tahun/asal AS)
Ketika menciptakan situs jejaring sosial Facebook, Mark Zuckerberg baru berusia 19 tahun. Ia membuat Facebook untuk membantu membangun jaringan sosial bagi remaja di kampusnya saat itu, Universitas Harvard, Amerika Serikat.


Kini, Facebook merupakan situs jejaring sosial terbesar kedua setelah MySpace. Di bawah pimpinan Sang Penemu, situs ini terus tumbuh hari demi hari. Jutaan pengguna baru terus mendaftar setiap bulan!

3. Steve Shih Chen (31 tahun/Taiwan-AS), Jawed Karim (30 tahun/Jerman-AS), Chad Hurley (32 tahun/AS)
Ketiganya adalah pencipta dari situs berbagi video online, YouTube. Mereka mendirikan YouTube pada 2005. Ketika itu, Chad berusia 28 tahun dan Steve 27 tahun.


Pada Oktober 2006, YouTube diakuisisi (diambil alih kepemilikannya) oleh Google. Nilainya: 1,65 miliar dollar AS (Rp16,9 triliun).

4. Jerry Yang (40 Tahun/Taiwan-AS) dan David Filo (42 tahun/AS)
Pada tahun 1995, kedua orang ini menemukan Yahoo!, situs mesin pencari kedua terbesar setelah Google. Saat itu, Jerry berusia 26 tahun dan Filo 28 tahun.


Tahun lalu, perusahaan raksasa Microsoft sempat ingin membeli Yahoo!. Nilai tawaran yang dibicarakan: 44,6 miliar dollar AS (Rp458,8 triliun). Rencana ini memang batal. Setelah itu, Microsoft dan Yahoo! tidak menampik mengenai kemungkinan kerja sama di masa mendatang.

5. Matt Mullenweg (25 tahun/AS)
Matt Mullenweg adalah pencipta situs penyedia blog gratisan WordPress. Ia mulai
baru berusia 19 tahun ketika mulai menciptakan cikal bakalnya.
Spoiler for Foto:


WordPress menjadi tenar dalam waktu singkat. Alasannya, situs ini mudah dipakai dan selalu diperbarui. Hingga tahun 2008, tercatat ada 230 juta pengakses tetap dengan 6,5 miliar halaman WordPress yang bisa dilihat. Lalu, ada 35 juta posting baru dengan tambahan rata-rata empat juta posting setiap bulan.
Matt, yang pernah datang ke Jakarta pada Januari 2009 ini mengatakan, ia tidak akan menjual WordPress ke perusahaan besar dengan harga’ selangit’. Ia juga bilang, tidak mencari keuntungan dari WordPress. Keuntungan sudah ia dapatkan dari beberapa perusahaan, yang dimilikinya. Wah, Ini nih yang Patut ditiru…

6. Tom Anderson (38 tahun/Amerika Serikat)
Tom Anderson merilis MySpace pada bulan Agustus 2003. Ada kesimpang siuran data mengenai usianya saat itu, namun berbagai sumber menyebut Tom berusia kurang dari 30 tahun ketika menciptakan MySpace.


Saat ini, MySpace adalah salah satu situs jejaring sosial paling besar di dunia, yang bersaing ketat dengan Facebook. MySpace telah digunakan lebih dari 100 juta orang, dengan pengguna terbesar berasal dari kawasan Amerika Serikat.
Kelebihan MySpace terletak pada bidang musik. Ketika fasilitas musik terbaru (yaitu “audio streaming” gratis) diluncurkan pada 25 September 2008, hanya dalam beberapa hari saja, ada miliaran lagu yang didengarkan oleh para penggunanya. Kelebihan ini membuat banyak orang memperkirakan bahwa MySpace bisa mempengaruhi industri musik di internet.

7. Blake Aaron Ross (23 tahun/AS)
Blake Ross adalah pemuda jenius yang menciptakan Mozilla, fasilitas penjelajah internet. Mozilla diluncurkan untuk umum pada November 2004. Saat itu, usia Blake baru 19 tahun!


Mozilla kemudian digabungkan dengan Firefox, program yang diciptakannya bersama Dave Hyatt. Maka, setelah itu, namanya menjadi Mozilla Firefox.
Dengan cepat, Mozilla Firefox diterima para pengguna internet di dunia. Ia, antara lain, dinilai lebih aman dan mudah dipakai (dibandingkan dengan para kompetitornya). Ia juga dinilai mampu merebut sebagian pasar fasilitas penjelajah internet, yang selama ini dikuasai oleh Microsoft Internet Explorer.
Banyak orang memuji kesuksesan Blake Ross. Direktur engineering Yayasan Mozilla, Chris Hoffman, mengatakan, Dalam dunia ‘Open Source‘, posisi seseorang tergantung pada keahliannya. Dan Blake Ross memiliki semua keahlian yang dibutuhkan.

Postingan diatas saya ambil dari salah satu Blog teman saya yang beralamat di www.ndyteens.blogspot.com. Semangat mereka sungguh luar biasa. Sehingga di usia yang masih tergolong muda, mereka Telah Mampu menciptakan karya yang berguna tidak hanya bagi negara mereka, tapi juga bagi dunia. Aku ingin seperti mereka :) , kira-kira bisa g’k ya??? yang jelas jika aku yakin Aku Bisa, maka Aku Bisa!. Tapi Jika aku g’k yakin, udah deh Tidur Aja!.
Tapi kalau menurutku Yakin atau Tidak,  Semangat Mereka, Etos Kerja Mereka, dan Kreatifitas Mereka, Harus Kita Tiru! Demi Indonesia yang lebih Maju…!!!
Salam Sahabat Indonesia

Incoming search terms:

  • penemu jejaring sosial
  • penemu myspace
  • penemu my space
  • penemu jaringan sosial
  • nama penemu jejaring sosial
  • penemu facebook pertama
  • penemu penemu jejaring sosial
  • penemu pertama jejaring sosial
  • nama nama penemu jejaringan sosial
  • penemuan jejaring sosial

Baca Juga:

KONSOLIDASI PRESIDENT BEM SE-JATIM

April 1, 2009 by saputra  
Filed under All Post, Motivasi

Selamat berjumpa lagi Sahabat… Meeting

Ma’af banget, udah hampir 1 minggu aku g’k nulis di di blog ini. Soalnya kemarin aku mengikuti seminar dan konsulidasi BEM se jawa-timur. Tapi sekarang aku akan Eksis lagi tuk menemani sahabat semua, para Entrepeneur muda.

Btw, Mau tau ceritanya g’k nih???

Aku rasa sahabat semua pasti mau tau. Karena Pembukaannya di hadiri oleh orang-orang penting di Provinsi Jatim, bahkan di Indonesia. Kalau kalian berdomisili di jawa timur, kalian pasti mengenal Saifullah Yusuf bukan? Ya, dialah wakil gubernur terpilih provinsi jawa timur. “Gus iful” begitu beliau di sapa. Sebelum bertemu dan berbincang-bincang dengan beliau aku merasa kalo beliau seperti politisi pada umumnya. Tapi ternyata perkiraanku melesat jauh.

Beliau orangnya ramah, berjiwa muda, senang bercanda, humoris, mengerti dengan lawan bicaranya, dan penuh semangat. Mungkin begitulah kesan pertamaku ketika bertemu dengan beliau. Kepada para president BEM dan Undangan, Beliau mengatakan dalam pidatonya;

Zaman saya dulu dan zaman anda sekarang telah jauh berbeda, bahkan Sangat berbeda. Jika di zaman saya dulu, untuk menjadi gubernur, pemimpin, tokoh, pengusaha sukses, itu sangat mudah, hanya dengan kemampuan rata-rata, kita bisa mendapatkannya. Karena memang masih jarang orang yang memiliki kemampuan standard di masa itu. Tapi di zaman anda sekarang, jika tidak sungguh-sungguh dan focus dalam belajar dan menentukan target, anda tidak akan menjadi apa-apa. Siapa yang cepat dia yang dapat. Saran saya, jika anda ingin menjadi politisi, mulai sekarang belajarlah ilmu politik dengan sungguh-sungguh. Jangan setengah-setengah! Karena anda tidak akan menjadi apa-apa jika setengah-setengah. Demikian juga yang ingin menjadi pengusaha sukses, mulai sekarang belajarlah agar anda menjadi pebisnis professional. Saya Serius”kata beliau dengan meyakinkan”. Tapi jika anda tidak percaya, ya tidak apa-apa” canda beliau sambil tertawa”.

Bukankah itu ide yang bagus???

Percaya atau tidak, ketika itu aku benar-benar menyesal, mengapa tidak dari dulu aku mendengar perkataan semacam itu.

Aku membayangkan andaikata aku serius mempelajari satu bidang ilmu dalam 5 tahun terakhir saja, aku yakin aku telah menjadi master di bidang itu. Ungkapan seperti itu juga pernah aku dengar dari salah satu pelatih tersukses no:1 di Indonesia, Tung desem waringin. karena itulah kawan, aku berkomitmen untuk menjadi Master Entrepreneur pada tahun ini untuk merealisasikan mimpiku selama 19 tahun terakhir. Entrepreneur yang aku maksud juga mencakup technopeneur, netpreneur,dst. Dan aku yakin sahabat semua juga memiliki target yang luar biasa pada tahun ini. Memang Semua itu sulit, tapi kita pasti BISA.

Seminar Nasional di STAIN kediri itu dihadiri oleh 3 Pembicara Profesional yang sudah tentu ahli di bidangnya. Beliau adalah Drs. Syamsul Widodo, MA selaku Ketua BAPPENAS. DR. Maftuhin, MA(Pengamat Politik), dan Bpk Maksum(Redaktur Jawa Pos). Penasehat President (Prof Subur) tidak bisa hadir dalam seminar itu di karenakan kesibukan beliau. Sebenarnya tema seminar ketika itu adalah “mengurai system politik multi partai dalam agenda pemilu 2009”. Akan tetapi para pembicara membahasnya dalam sudut pandang yang berbeda-beda.

Drs. Widodo, MA lebih memilih untuk menjelaskan hubungan antara wakil rakyat dengan pembangunan daerah. Status beliau sebagai ketua BAPPENAS di daerah tertingal membuat beliau paham betul bagaimana pembangunan-pembagunan di daerah-daerah yang ada di jawa timur. Beliau mengigatkan kepada para “President BEM” dan seluruh audien yang hadir pada seminar itu untuk jeli dan hati-hati dalam memilih wakil rakyat. Beliau juga membeberkan beberapa fakta memilukan seputar pembangunan di daerah-daerah yang ada di Negara Indonesia. “Di kota kediri ada simpang lima yang desainnya meniru salah satu bangunan di kota italia, di kota bojonegoro ada menara yang desainnya mirip menara eifel di paris. Yang pembangunannya menghabiskan APBD yang tidak sedikit. Padahal masih banyak bangunan-bangunan sekolah yang belum layak untuk di tempati, rakyat miskin yang masih membutuhkan uluran tangan pemerintah, pedagang kecil yang masih membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya, dan masih banyak lagi. Seharusnya pemerintah mempertimbangkan hal itu sebelum membangun “BANGUNAN” yang balum tentu berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.” Ungkap beliau.

So, jangan lupa sahabat untuk berhati-hati dalam memilih wakil rakyat. Jangan hanya menyalahkan wakil rakyat ketika mereka melakukan penyimpangan-penyimpangan. Tapi, salahkan juga rakyatnya yang tidak cerdas dalam memilih. he..he..he.

Dr. Maftuhin lebih memilih untuk membahasnya dari sudut pandang filsafat. Diantara ungkapan beliau yang masih aku ingat adalah “Negara Indonesia dalam mengadopsi system politik terkesan setengah-setengah. Di katakan Mengikuti system politik Negara-negara barat, Tidak. Di katakan mengikuti system politik Negara-negara timur juga tidak.” Beliau juga menambahkan perlunya gagasan cerdas dari para Pengamat, Ilmuwan dan juga mahasiswa:) untuk menciptakan sebuah system yang cocok untuk diterapkan di Indonesia seperti gagasannya Aristoteles dan Plato yang Bukunya “Republikan” menjadi referensi wajib bagi mahasiswa-mahasiswa di Negara-negara Eropa dan Amerika .

Dr Maftuhin yang ternyata juga mengenal Ust. Nakhai(pakar fiqih Situbondo), Dr. Jalal dan K.Afifuddin Muhajjir itu, di akhir acara menitipkan pesan kepadaku agar menyampaikan salam kepada teman-teman lamanya di Kota Situbondo(Ust. Nakhai, Dr. Jalal, dan K. Afifuddin) yang merupakan Dosenku juga di Kampus Ibrahimy.

Pembicara yang ke tiga, “Bpk Maksum” menjelaskan, Banyaknya partai-partai sekarang ini tidak muncul begitu saja, ada berbagai faktor yang melatar belakangi timbulnya multi partai. Diantaranya adalah kekecewaan dari petinggi-petinggi di suatu partai. Karena dia tidak di pilih untuk mewakili partainya, akhirnya ia mendirikan partai sendiri, yang biasanya di sebut partai sempalan.

Beliau juga membahas peran media dalam system politik di indonesia. Sebagai Wartawan senior di jawapos beliau paham betul bagaimana sikap dan perilaku wakil rakyat di jawa timur khususnya kepada media. Bahkan sempet ada utusan dari salah satu walikota di jawa timur yang ingin menyuap beliau agar kasusnya tidak di muat di media. Sangat banyak informasi-informasi menarik yang jarang di ketahui oleh publik tapi di ungkap oleh beliau. Beliau juga tidak lupa tuk memberikan motivasi agar tetap menjadi pribadi yang tangguh dan selalu bersemangat.

Di akhir acara beliau sedikit membeberkan rahasia manajemen JawaPos kepada para audiens. Diantara 1000 orang yang mendaftar menjadi wartawan, yang mampu bertahan tidak lebih dari 30 saja. dan diantara 30 orang tersebut, tidak ada satupun yang dari jurusan Komunikasi, ataupun Jurnalistik. Mengapa??? Wah, pertanyaan ini kayaknya lebih pantas jika di jawab oleh mahasiswa jurusan komunikasi :)

Dan diantara 30 orang tersebut juga tidak ada yang Aktifis ataupun Mantan Aktifis. Mengapa???

Bukan berarti mereka bodoh, tapi mereka buruk ketika di pimpin. Mereka merasa bahwa Merekalah yang pantas memimpin. Sehingga mereka tidak bisa bekerja dalam Tim (tambah Bpk Maksum).

Emm, Kayaknya sampai disini dulu beritanya. Lain waktu, aku akan cerita lagi mengenai Para President BEM se-jawa timur yang melakukan Konsolidasi untuk Membantu menyelesaikan Problema-Problema Bangsa terutama di Provinsi JAWA-TIMUR. Penasarankan???

Tunggu aja tulisan aku berikutnya…

Incoming search terms:

  • konsolidasi
  • gambar konsolidasi
  • meeting lagi

Baca Juga: