Who Is Saputra
TULISAN INI DI PUBLISH PADA TANGGAL: 24 Maret 2009
Saya yakin dengan kebenaran sebuah ungkapan, tak kenal maka tak sayang. Tak sayang maka tak cinta. So, bagiku kenalan itu memang penting.. Awalnya aku memang g’k ingin “terkenal”. Makanya aku cenderung menutup diri. Bahkan sampai sekarangpun prinsip itu masih melekat erat pada diriku. Karena aku hanya ingin DIKENAL.
Mengapa?, akan aku jelaskan. Kalau kenalan kita hanya orang itu-itu aja. Maka selamanya kita akan selalu seperti itu. Tidak akan pernah berubah. Jika kenalan kita hanya orang-orang yang tidak mempunyai tujuan hidup. Maksud saya, hidupnya di jalani seperti air yang mengalir. Tidak ada keinginan untuk berubah, tidak ingin berpindah dari zona nyaman. Maka kemungkinan besar kitapun akan seperti mereka. Kenalan(termasuk keluarga) dan lingkungan sangat mempengaruhi pola hidup kita, gaya hidup kita, pola berfikir kita, dls.
Masih ragu nih?
Baiklah sahabat, Didalamnya Robert T Kiyosaki “rich dad, poor dad” di jelaskan bahwa orangtua yang kaya akan mengajarkan kepada anaknya rahasia-rahasia bagaimana menjadi kaya. Yang sudah barang tentu tidak semua orang mengetahuinya. Seorang kiai akan mengajarkan kepada putranya bagaimana menjadi manusia yang dekat dengan tuhan, mensyukuri pemberian tuhan, dls. Yang tidak semua orang mengetahuinya. Demikian juga dengan Seorang Tokoh, Pemimpin, Entrepeneur, dls kemungkinan besar mereka juga akan mewariskan ilmu dan pengalaman yang ia peroleh selama hidup kepada keturunannya. Bukankah itu wajar??? Dan sekali lagi ini bukan hanya cerita karangan. Sejarah telah membuktikannya.
Wah, kayaknya saya punya pertanyaan menarik nih, bagaimana jika ayah kita bukan siapa-siapa??? Apakah kita juga akan menjadi orang yang tidak ada apa-apanya???
”YA”. Dengan alur pemikiran seperti diatas tidak ada pilihan jawaban lain selain YA!.
Tapi jangan khuatir, kita bukan hewan. Kita adalah makhluk yang paling sempurna yang pernah di ciptakan tuhan. Hanya karena 1 hal. Do you Know what??? OTAK. Itu adalah modal besar kita untuk merubah alur kehidupan, merubah nasib, bahkan merubah takdir.! Ya, kita akan merubah takdir. Ada yang kritik g’k nih? Kalo ada, aku mu nanya satu hal aja deh,
“Apakah diantara kita ada yang tahu bagimana takdirnya???
Wah kayaknya semakin panjang aja nih. Okey, Kembali ke Perkenalan.!
My name is RAHMAT SAPUTRA AL-A. biasanya aku di panggil putra, ahmad, rahmat, saputra, mas, dll. Pokoknya banyak deh. Tapi nama panggilanku yang paling biasa adalah putra atau saputra.
Aku adalah Mahasiswa di salah satu perguruan tinggi yang cukup ternama di jawa timur. Aku juga Santri di salah satu pondok pesantren terbesar di Indonesia. Namanya pondok pesantren salafiyah syafi’iyah( www.salafiyah.or.id ). Ops, Tunggu dulu. Aku punya cerita menarik tentang status kesantrianku. Pernah suatu ketika ada yang nanya kepadaku. Kenapa kamu nyantri? Kamu nakal ya? Eh pondok pesantren ketat banget peraturannya, kok kamu kerasan sih? Dan banyak lagi pertanyaan-pertanyaan dari teman-temanku yang kayaknya sedikit mendiskriminasikanku…J
Atau mungkin diantara sahabat ada yang ingin mengajukan pertanyaan serupa???
Mendingan jangan deh. Lebih baik sahabat langsung datang aja ke pesantrenku J, waktu kita terlalu berharga untuk mendengarkan gosip-gosip yang akhir-akhir ini menjadi kebudayaan baru di negeri kita.
atau diantara sahabat, ketika mendengar “pesantren” ingat dengan Fahri? Tokoh Fiksi dalam Novel dan film ayat-ayat cinta. Atau sahabat teringat dengan film perempuan berkalung sorban. Novel dan film kontroversi karyanya Mas Hanung. Sebenarnya, dengan tidak mengurangi penghargaanku terhadap karya seni. Bisa aku katakan film itu hanya menjelek-jelekkan pesantren. Memang ada sih pesantren yang seperti itu. Tapi ku katakan itu hanya oknum yang tidak bertanggung jawab. Banyak lo jasa besar pesantren terhadap Negara dan rakyat yang sampai saat ini belum ada yang memfilmkan.
Wah, sampai mana tadi perkenalannya ya??? Sory jadi keenakan cerita.
Sebelum aku menjadi Mahasiswa aku memang telah familiar dengan Teknologi Internet. Sebab, di SMA aku termasuk salah seorang siswa yang duduk di kelas unggulan Teknologi Informasi Komputer(TIK).
Oia, g’k apa-apakan kalo aku cerita tentang diriku kpd sahabat-sahabat semua???
Sebagai seorang Santri & Mahasiswa idealisme aku begitu tinggi untuk berubah. Untuk melakukan yang terbaik. Untuk menghadapi tantangan terberat dalam kehidupan. Bahkan sebelum obama mempopulerkan ungkapan “YES WE CAN” aku telah lebih dulu berusaha menerapkannya. Tetapi tetap berlandaskan sifat kesantrian.
Aku setuju banget dengan ungkapan peter kohar ”kita harus melakukan percepatan di dalam kehidupan, agar kemajuan tidak meninggalkan kita”. Taukah kalian kenapa? Karena kita tidak mungkin menjadi manusia super power, menjadi manusia yang luar biasa dahsyat dengan cara yang biasa-biasa saja.
Ada benarnya juga ungkapan “mahasiswa adalah agent of change”. karena memang demikianlah yang aku rasakan. Berbagai fikiran-fikiran nyeleneh(berbeda), ide-ide yang tidak pernah di fikirkan orang, dan mimpi-mimpi yang dulunya mustahil untuk diwujudkan kini semua itu Serba Mungkin. Serba BISA.. YA, KITA BISA. !
Di internal kampus, Saya pernah aktif di organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa(BEM). Di organisasi ektra campus, saya aktif di Pengurus Komisariat PMII(Pergerakan Mahasiswa Islam Mahasiswa). dan sekarang saya menjabat sebagai Ketua PK PMII IAII. Yang membuat aku sedikit banyak mengerti akan masalah-masalah sosial dan politik di Negara kita. Puluhan seminar dan pelatihan pernah Saya ikuti dengan berbagai tema. mulai dari kerukunan umat beragama, ekonomi manyarakat, kesadaran berpolitik, pemberdayaan manyarakat, dan banyak lagi. Tapi Saya tidak akan memfokuskan untuk membahas tema itu diblog ini. Sedangkan di organisasi pesantren Saya juga aktif di IKSASS(Ikatan Santri Salafiyah Syafi’iyah).
Tapi satu hal yang aneh dari diriku sahabat. Aku seneng dengan DUNIA BISNIS PROFESIONAL, INTERNATIONAL BUSINESS. Aku Seneng, Ingin, dan berkomitmen untuk menjadi ENTREPRENEUR SUKSES. G’k masalah kan???
Yes, karena aku merasa masalah ekonomi adalah masalah yang paling kompleks dan dominan di manyarakat. So, aku g’k mau dong menjadi korban pengangguran selanjutnya…
Memasuki semester 3, aku mulai mengikuti seminar dan pelatihan BISNIS PROFESIONAL. Aku sering mengikuti seminarnya pak Purdie E Candra, dan pak Jay Prasetyo. sehingga sampai sekarang aku terdaftar sebagai member of ENTREPENEUR UNIVERSITY SITUBONDO. Aku juga sering mengikuti seminarnya pak Tung Desem Waringin”Financial Revolution, Property rich, dll” dan hingga sekarang aku masih menjadi member of TDW UNIVERSITY. Dalam pembelajaran online dan BISNIS ONLINE, tidak terhitung kepada siapa saja aku pernah belajar. Bahkan aku sempat merasakan internet itulah kampus dan dosenku. Memang kita perlu belajar banyak dari orang-orang yang super, dahsyat, sukses dan luar biasa(kehabisan kosa kata nih…). Karena dengan begitu kita akan terus termotivasi, terinspirasi untuk menjadi seperti mereka. bahkan LEBIH..
Okey, aku rasa sampai disini dulu cerita singkat tentang diriku. Kalau aku terlalu banyak cerita, bisa-bisa aku di marahi LA. Bukannya kita semua tau kalo iklanya LA ” TALK LESS DO MORE”. So, ini bukan basa basi. WE MUST TO BE ACTION!!!
SALAM SUKSES




